Intip Daftar 5 Klub Sepak Bola dengan Pemilik Terkaya di Liga Premier

AGN – Newcastle United menjadi klub sepak bola dengan pemilik terkaya di Liga Premier usai 80 persen saham klub diambil alih oleh Investasi Publik (PIF) Arab Saudi.

Klub berjuluk The Magpies itu menduduki peringkat teratas pemilik terkaya di Liga Premier, mengungguli Chelsea, Man City, Arsenal, dan Man United.

Penggemar Newcastle berpesta hingga larut malam pada hari Kamis (7/10/2021) setelah 14 tahun kepemilikan klub oleh Mike Ashley berakhir. Konsorsium yang didukung Saudi Arabia membeli klub seharga 305 juta poundsterling.

Kesepakatan yang diusulkan telah dibahas tahun lalu tetapi perselisihan pembajakan TV antara Qatar dan Arab Saudi adalah batu sandungan utama.

Kini masalah tersebut telah diselesaikan dan Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi dengan membeli saham mayoritas klub sebesar 80 persen. Lalu diikuti Amanda Staveley dan Reuben Brothers masing-masing memiliki 10 persen.

Selain Newscastle United, ada 4 klub sepak bola dengan pemilik terkaya lainnya di Liga Premier Negeri Elizabeth tersebut.

Dilansir dari The Mirror, berikut lima pemilik klub sepakbola terkaya di Liga Premier saat ini:

1. Newcastle – PIF Arab Saudi
320 miliar poundsterling Rp 6.191 triliun
5fd1b3413def3.jpg

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Suntikan dari Arab Saudi ini mengakhiri 14 tahun kepemilikan Mike Ashley. Putra mahkota kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menjadi sosok penting di balik akuisisi tersebut.

Mohammed bin Salman adalah orang terpenting kedua di Arab Saudi setelah raja dan menjabat sebagai Menteri Pertahanan negara serta wakil perdana menteri sekaligus.

Suntikan dari Arab Saudi ini mengakhiri 14 tahun kepemilikan Mike Ashley. Putra mahkota kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menjadi sosok penting di balik akuisisi tersebut.

Mohammed bin Salman adalah orang terpenting kedua di Arab Saudi setelah raja dan menjabat sebagai Menteri Pertahanan negara serta wakil perdana menteri sekaligus.

Kekayaan bersih pemimpin PIF tersebut disebut sekitar 13 miliar poundsterling atau setara Rp 251 triliun.

Namun perlu diketahui jumlah tersebut adalah harta pribadi Mohammed bin Salman. Sedangkan keluarga Kerajaan Arab Saudi diyakini memiliki kekayaan sebesar 1,3 triliun poundsterling atau Rp 25.167 triliun.

Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan kekayaan bersih Keluarga Kerajaan Abu Dhabi diyakini sekitar 500 miliar poundsterling atau sekitar Rp 9.679 triliun.

Sementara itu, The Independent menyebut jumlah kekayaan PIF mencapai 320 miliar poundsterling.

Jumlah ini lebih besar dari kekayaan Qatar Investment Authority yang memiliki PSG yang hanya mencapai 220 miliar poundsterling.

Nilai ini menjadikan PIF sebagai pemilik klub sepak bola terkaya di dunia.

2. Man City – Sheikh Mansour
22,9 miliar poundsterling atau setara Rp 443 triliun

0644060sheikh-masnour780x390.jpg

Pemilik City Football Group, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, melambaikan tangannya saat berada di Stadion Etihad.

Sheikh Mansour adalah wakil perdana menteri Uni Emirat Arab dan satu dari beberapa pemilik klub yang berasal dari negara tersebut.

Newcastle kini menduduki posisi teratas, tetapi Manchester City dan PSG masih menjadi dua klub dengan profil kekayaan paling tinggi.

Sheikh Mansour adalah ketua Perusahaan Investasi Minyak Internasional dan juga memiliki saham di Virgin Galactic.

Dia membeli City pada tahun 2008 ketika mereka masih menjadi tim papan tengah. Akan tetapi miliaran dolarnya telah mengubah Manchester City menjadi salah satu klub terbaik dunia.

Kekayaannya mampu menarik perhatian Pep Guardiola serta sederet bintang kelas dunia, menjadikan City sebagai klub tersukses di Manchester selama satu dekade terakhir.

Sheikh Mansour mendelegasikan orang kepercayaannya, Khaldoon Al Mubarak, untuk menjalankan klub setiap hari dengan City Football Group-nya

Pria 50 tahun itu juga terus membeli tim di seluruh dunia. Sebut saja New York City FC, Melbourne City FC dan Yokohama F. Marinos, antara lain, melalui City Group.

3. Chelsea – Roman Abramovich
9,6 miliar pounsterling atau setara Rp 185 triliun

167336742.jpg

Pengusaha Rusia yang juga pemilik klub sepak bola Chelsea, Roman Abramovich.

Miliarder papan atas pertama sepak bola ini membeli Chelsea sejak tahun 2003 dari Ken Bates dalam pertemuan yang berlangsung 15 menit.

Kekayaan orang Rusia itu membuat The Blues menjadi kekuatan dominan di Liga Premier setelah penunjukan Jose Mourinho pada tahun berikutnya.

Chelsea terus memenangkan trofi dengan teratur, mengklaim lima gelar liga dan Liga Champions dua kali.

The Blues menghabiskan biaya Abramovich 140 juta poundsterling. Serta miliaran dolar yang diperolehnya dengan menjual aset milik negara Rusia setelah Uni Soviet runtuh.

4. Arsenal – Stan Kroenke
6,35 miliar poundsterling atau setara Rp 122 triliun 

Kroenke pertama kali terlibat mengurus Arsenal pada tahun 2007 sebelum mengambil saham mayoritas 4tahun kemudian.

Pemilik The Gunners satu ini jarang terlihat di Emirates dan memiliki hubungan yang rumit dengan penggemar. 

Di masa kepemimpinannya, posisi klub Arsenal terasa jatuh cukup lama padahal sebelumnya sukses meraih gelar Liga Premier.

Kroenke menikah dengan pewaris Walmart, Ann Walton, pada tahun 1974. Ia kemudian mendirikan perusahaan pengembangan properti, Kroenke Group, pada tahun 1983.

Pengusaha Amerika ini juga memiliki klub NFL LA Rams dan waralaba NBA Denver Nuggets. 

5. Aston Villa – Nassef Sawiris
5.3 miliar poundsterling atau setara Rp 102,5 triliun

3684946227.jpg

Nassef Sawiris menggantikan Tony Xia sebagai pemilik pada Juli 2018 dan turut menjadi saksi ketika Villa memenangkan promosi ke Liga Premier dalam waktu 12 bulan.

Pria asal Mesir itu membeli 55 persen saham pengendali di klub dan berasal dari salah satu keluarga terkaya di tanah airnya.

Kekayaannya berasal dari memiliki banyak perusahaan konstruksi, teknik, dan bangunan.

Uang itu juga digunakan membantu Dean Smith mengkonsolidasikan brand pakaian Midlands sebagai pakaian papan atas dengan anggaran hampir 200 juta poundtserling untuk dua musim panas terakhir.

Sumber: The Mirror

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *