Pengurus IKM Nusantara Audiensi dengan Ucok Sibreh

JANTHO (RA) – Pengurus bersama konsultan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Industri Kecil Menengah (IKM) Nusantara Kabupaten Aceh Besar melakukan audiensi dengan Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar Muhibuddin Ibrahim alias Ucok Sibreh di Aula KONI kawasan Lambaro Kamis (18/2).
Ketua IKM Nusantara Aceh Besar Lela Andriyanti mengatakan tujuan audiensi dengan politisi Partai Golkar tersebut untuk meminta dukungan baik moril maupun materil, baik terhadap kemajuan IKM Nusantara itu sendiri maupun untuk kemandirian dan kesejahteraan para pelaku-pelaku UMKM yang ada di Aceh Besar.
“Harapan kami sangat besar kepada Pak Ucok , karena Pak Ucok salah seorang anggota dewan yang sangat peduli dengan kesejahteraan masyarakat, maka kami menjumpai beliau. Kami saat ini sangat mebutuhkan galeri (rak) untuk memajang produk UMKM di beberapa cafee yang ada di Aceh Besar, selain pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Lela Andriyanti.
Sementara itu, Muhibuddin Ibrahim alias Ucok Sibreh menyambut positif audiensi yang dilakukan oleh pengurus IKM Nusantara. Menurutnya, kegiatan tersebut juga bagian dari menyerap aspirasi dari masyarakat dalam hal ini pelaku UMKM.
“Dari pertemuan ini, ada beberapa hal yang menajdi refensi baru bagi saya dalam hal mengawasi terhadap kemajuan UMKM itu sendiri, baik dalam hal regulasi, membantu, melatih maupun memasarkan produk agar ekonomi tetap kuat, karena UMKM ini penyelamat ekonomi bangsa,” sebutnya.
Dari pertemuan tersebut, sambung Ucok, ia juga mendapatkan informasi bahwa penyuluhan untuk mendapatkan izin PIRT dari Dinas Kesehatan sangat minim. Menurutnya, ini perlu ditingkatkan agar pengelolaan bisnis UMKM tersebut menjadi lebih besar.
“Nanti kita akan panggil Dinas Kesehatan Aceh Besar untuk melihat apakah tahun ini ada mereka alokasikan dana untuk kegiatan tersebut dan ini harus kita dukung, karena semakin banyak UMKM yang bisa memasarkan produknya, maka semakin menumbuhkembangkan ekonomi,” jelas Ucok Sibreh.
Kepada IKM Nusantara, Ucok juga berharap untuk membuat data base terhadap UMKM yang ada di Aceh Besar. “Jadi nanti kita bisa memilah-milah mana yang perlu kita bantu secara perizinan, mana yang harus kita latih atau pun membantu manajemen bahkan peralatannya,” ungkapnya.
Ucok menambahkan, dirinya sudah menyiapkan 2 program khusus terkait dengan pemberdayaan UMKM. Katanya, ia akan mendukung sepenuhnya sesuai dengan dana yang ada untuk kemajuan dan kemandirian UMKM, baik itu pelatihan maupun peralatan yang dibutuhkan.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *