Potret Rumah-Rumah Orang Miskin di Amerika, tapi Mobilnya Mewah

 Houston merupakan salah satu daerah di Amerika yang memiliki populasi penduduk terpadat. Tahun 2018, daerah ini tercatat memiliki penduduk lebih dari 2.3 juta orang.

Selain dikenal karena kepadatan penduduknya, Houston juga terkenal dengan industri energinya yang mendunia. Bidang ini jugalah yang menjadi penompang ekonomi kawasan tersebut. Tapi siapa sangka, masih ada kawasan pemukiman masyarakat miskin ada di kota ini, lho.

Seorang Youtuber Indonesia yang tinggal di Houston menunjukkan bagaimana kondisi pemukiman tersebut lewat video yang diunggahnya di kanal Youtube Martin Arek VLOG pada 11 Agustus 2019 lalu.

Di video itu, Martin mengelilingi pemukiman masyarakat miskin Amerika yang lokasinya tak jauh dari pusat kota dengan mengendarai mobil.

Kawasan Rawan Kriminalitas

Sebelum memulai perjalanannya mengelilingi salah satu pemukiman masyarakat miskin di Houston, Martin menjelaskan kalau kawasan yang akan ia kunjungi merupakan daerah cukup berbahaya.

2020 Merdeka.com/Youtube Martin Arek VLOG

“Ini adalah daerah kawasan masyarakat menengah ke bawah. Di mana daerah itu rawan dari kejahatan,” jelas Martin dalam videonya dengan penampilan bak koboi Texas.

Tak selang berapa lama, Martin memulai perjalanannya. Ia mengendarai mobil dengan kecepatan sedang dan meletakkan kamera di samping kemudinya.

Suasana Sepi

Begitu memasuki kawasan yang dimaksud, kesan pertama yang dapat dirasakan adalah sepi. Walau video itu diambil saat siang hari, suasana sepi begitu terasa. Tak banyak warga setempat yang berlalu-lalang atau beraktivitas di luar.

2020 Merdeka.com/Youtube Martin Arek VLOG

Sesekali, Martin berpapasan dengan mobil, atau salah seorang warga yang sedang berjalan sendirian. Selebihnya, tidak ada suara riuh atau percakapan apapun di video tersebut.

Seperti yang dijelaskan Martin sebelumnya, kawasan yang dilewatinya itu adalah daerah rawan kriminalitas dan dia memilih untuk diam menjaga kesunyian.

Tata Letak Rumah Tak Beraturan

Dari gang satu ke gang lain, Martin menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang, sehingga penonton bisa menyaksikan penampakan rumah-rumah di kawasan ‘kumuh’ Amerika.

Bentuk setiap rumah di kawasan itu tak berbeda jauh. Kebanyakan memiliki dinding kayu bercat putih atau terang. Tata letak rumahnya juga tidak beraturan, terkadang masih ada jarak antara rumah satu dengan rumah lainnya.

Bahkan, ada beberapa rumah yang terlihat seperti tak terawat dari luar. Catnya sudah mengelupas, warna dindingnya kusam dan halamannya berantakan.

Rumah Tanpa Pagar

Jauh berbeda dengan kawasan elit yang dilengkapi fasilitas keamanan tinggi. Di kawasan pinggiran pusat Kota Houston ini, hampir tidak ada pengamanan khusus, bahkan pagar sekalipun. Hampir semua rumah tidak memiliki pagar.

2020 Merdeka.com/Youtube Martin Arek VLOG

Ada beberapa rumah yang memiliki pagar, namun hanya pagar besi biasa yang tak begitu kokoh. Tapi ada sebagian rumah yang cukup bagus, memiliki pagar tembok besar.

Dalam diam, Martin berbelok di setiap perempatan yang ada. Dan, sepanjang dia melaju pelan, teras rumah tergambar jelas dari kaca mobil Martin.

Sampah Berserakan

Sampah menjadi salah satu permasalahan di kawasan pemukiman, di manapun itu. Seperti di kawasan pemukiman miskin di Houston ini. Walau disediakan tempat sampah hampir di setiap rumah dan sudut jalan, masih ada saja sampah berserakan di pinggir jalan.

2020 Merdeka.com/Youtube Martin Arek VLOG

Tak hanya sampah daun atau bungkus bekas makanan, tapi juga sampah-sampah elektronik. Di sebuah rumah yang memiliki halaman cukup luas, di sampingnya justru berserakan sampah-sampah tak terawat.

Sampah-sampah itu seolah dibiarkan begitu saja oleh masyarakat setempat. Lucunya, tempat sampah yang disediakan justru masih terlihat bersih dari luar.

Hampir Setiap Rumah Punya Mobil

Satu lagi yang unik dari penampakan kawasan pemukiman miskin di Houston, Texas ini, ialah kepemilikan mobil. Di sepanjang jalan Martin merekam, hampir setiap rumah memiliki mobil.

2020 Merdeka.com/Youtube Martin Arek VLOG

Mobil-mobil yang terparkir di jalanan depan rumah, juga tak terlihat sembarangan. Dari luar, mobil-mobil itu masih terlihat mulus dan mewah. Ada juga rumah yang memiliki mobil lebih dari satu di halamannya.

Pemandangan seperti ini tentu sangat berbeda dengan kondisi pemukiman ‘kumuh’ di Indonesia. Jalanan di pemukiman masyarakat maskin Houtson ini masih bisa untuk lalu lalang mobil dan suasananya sangat sepi.

 

 

Merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares