Studi: Pernikahan Mewah Berpotensi Buat Pasangan Bercerai

Pernikahan merupakan momen sakral dan penting dalam hidup seseorang. Oleh karena itu, tak heran kalau calon mempelai akan menyiapkan segala sesuatunya dengan matang. Bahkan, ada juga yang calon mempelai yang mengeluarkan bujet tak sedikit demi mendapatkan pesta pernikahan mewah dan meriah.
Namun ternyata, biaya yang dikeluarkan dalam pesta pernikahan belum tentu menjamin kehidupan rumah tangga yang lebih langgeng dan juga awet. Pasalnya, menurut studi terbaru, pasangan yang mengeluarkan bujet sedikit dalam menggelar pesta pernikahan justru akan memiliki kehidupan rumah tangga yang lebih langgeng.
Melansir Brightside, studi yang dilakukan di Emory University itu meneliti hubungan antara biaya pernikahan dengan lamanya waktu pernikahan. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 3.000 orang yang menggelar pesta pernikahan sebagai responden.
Hasilnya, penelitian itu menunjukkan bahwa pasangan yang menghabiskan kurang dari 1.000 dolar Amerika Serikat atau setara Rp 14 juta untuk pesta pernikahan, memiliki peluang hampir 50 persen lebih tinggi untuk tetap bersama dibanding mereka yang menghabiskan lebih dari 20 ribu dolar Amerika Serikat atau setara Rp 278 juta.
Ilustrasi Perceraian
Ilustrasi pasangan bercerai. Foto: Shutterstock
Menurut para ahli, ada alasan mengapa biaya pernikahan yang besar membuat hubungan jadi tidak awet atau langgeng. Salah satunya, karena kebanyakan pasangan yang akan menikah cenderung memaksakan kehendak untuk mengeluarkan uang yang tidak sesuai dengan kemampuannya, demi memperoleh cincin mahal atau pesta pernikahan yang mewah. Dengan demikian, mereka akhirnya memutuskan untuk berhutang.
Masih dalam studi yang sama, para ahli menyebut permasalahan utang-piutang merupakan faktor penyebab terbesar kedua setelah perselingkuhan, yang membuat pasangan memutuskan untuk bercerai.
Oleh sebab itu, para ahli menekankan bahwa sah-sah saja jika Anda ingin menggelar pernikahan yang mewah selama itu sesuai dengan kemampuan, sehingga Anda tidak perlu berhutang. Dengan demikian, Anda dan pasangan juga akan terhindar dari perdebatan soal finansial yang bisa memicu keretakan dalam hubungan rumah tangga.
/kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares